Hati dan limpa termasuk jeroan yang banyak digunakan dalam berbagai sajian. Bisa dibuat gulai, kari, atau dijadikan campuran soto. Namun proses pengolahannya perlu diperhatikan agar aromanya tak anyir dan empuk. Hati lebih rentan terhadap kandungan bakteri dibanding jeroan lain. Sehingga pilihlah hati segar berwarna merah kecokelatan mengkilat, tak beraroma busuk dan teksturnya kenyal halus. Sedangkan limpa bila pengolahannya tidak benar bisa menimbulkan aroma tak sedap. Sebelum membuat masakan dari hati dan limpa, perhatikan cara pengolahan berikut.
Cuci hati dan limpa di bawah air mengalir beberapa kali hingga bersih. Buang selaput tipisnya serta bagian otot yang keras di bagian ujung hati. Pastikan juga tidak ada kotoran yang melekat. Sebab ini dapat mempengaruhi aroma hidangan. Potong-potong hati dan limpa sesuai selera, misalnya setebal 3 cm. Lalu perciki air jeruk nipis untuk mengurangi anyir.
Perebusan selain untuk mengempukan jeroan juga bisa berfungsi menghilangkan bau anyir. Ini juga membuat darah hati tidak keluar sehingga masakan tidak kotor. Rebus masing-masing jeroan dalam panci terpisah. Kemudian buang air rebusan pertama. Tiriskan lalu rebus lagi dalam air mendidih dengan diberi daun salam. Gunakan api kecil saat perebusan hingga hati dan limpa empuk. Namun jangan terlalu lama merebus hati supaya tidak keras. Setelah empuk, tiriskan kembali jeroan. Untuk limpa, lepaskan kulitnya yang berwarna putih.
Limpa dapat mengeluarkan bau agak amis. Masaklah jeroan dengan bumbu kuat agar baunya tersamarkan. Penambahan cabai, rempah atau santan dapat mengurangi bau dari limpa maupun hati. Pengunaan bumbu dan rempah segar juga memberi citarasa lezat pada kedua jeroan ini.
Sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-2709966/agar-rasanya-enak-perhatikan-cara-ini-saat-mengolah-hati-dan-limpa/5
CP RajaBoga Jaya Nusantara
Whatsapp : 0812 2882 4882
Email : [email protected]
Instagram : @rajabogajaya