Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyimpan daging ke dalam kulkas. Jika tidak mau langsung diolah setelah dibeli, daging segar serta produk olahan daging seperti sosis dan kornet harus disimpan dalam kulkas agar awet. Lantas, bagaimana cara menyimpan daging di kulkas yang tepat?
1. Bungkus daging sebelum dimasukkan ke kulkas
Jangan lupa siapkan plastik atau kertas aluminium foil atau wadah makanan kedap udara untuk membungkus daging. Lapisan pembungkus akan menjaga kelembapan, kesegaran, rasa, dan kandungan gizi daging, bahkan hingga berbulan-bulan ke depan. Terlebih, paparan suhu dingin langsung ke daging juga dapat menyebabkan freezer burn atau pembentukan kristal es yang merusak kualitas daging. Oleh karena itu, kemasan kedap udara penting untuk menjaga kualitas daging di dalam kulkas.
2. Jangan cuci daging
Cara menyimpan daging di kulkas yang perlu Anda ketahui adalah dengan tidak mencuci daging dengan air sebelum memasukkannya. Air justru bisa memicu pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga bisa menjadi penyebab makanan busuk.
3. Bersihkan kulkas
4. Perhatikan kondisi daging
Penting untuk memperhatikan kondisi daging sebelum masuk kulkas. Inilah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum menyimpan daging di kulkas. Potong daging saat masih segar sebelum menyimpannya. Bila membeli daging kemasan, ikuti petunjuk penyimpanan yang tertera pada bungkus kemasan. Cek tanggal kedaluwarsa sebelum mengolah daging kemasan. Langsung buang jika sudah basi atau busuk.
5. Atur suhu kulkas
Ketika ingin menyimpan bahan makanan, perhatikan angka pada termometer kulkas atau gunakan termometer kaca bila tersedia. Sebelum menyimpan makanan di kulkas, pastikan bahwa suhu kulkas Anda di bawah 4°C. Daging mentah dapat bertahan selama beberapa hari di dalam kulkas. Namun, apabila Anda tidak berencana memasak daging dalam waktu dekat, bahan makanan ini sebaiknya disimpan di dalam freezer hingga beku. Penyimpanan daging dalam freezer dengan suhu -18 °C memang tidak membunuh mikroba. Namun, suhu dingin akan menghentikan pertumbuhan mikroba dan memperlambat kerja enzim yang dapat menurunkan kualitas daging. Jika Anda bingung menentukan suhu, Anda bisa menyimpan es krim vegandi freezer sebagai tolok ukur. Bila tekstur es krim melunak setelah disimpan semalaman, ini menandakan bahwa suhu freezer kurang dingin. Selama menyimpan daging, jangan terlalu sering membuka-tutup pintu kulkas karena hal ini dapat meningkatkan suhu kulkas.
6. Terapkan sistem first in, first out (FIFO)
Pada sistem sistem first in, first out (FIFO), Anda menempatkan bahan makanan yang sudah lebih dulu disimpan di bagian depan atau atas kulkas. Cara menyimpan daging di kulkas ini membantu Anda mengetahui mana bahan makanan yang perlu diambil lebih dulu. Penerapan sistem FIFO bisa menjadi lebih mudah bila Anda memberikan label pada bungkus daging. Cantumkan hari dan tanggal pembelian pada tiap bungkus daging sehingga Anda tidak melewatkan batas akhir penggunaannya.
7. Jangan bekukan lagi
Pastikan Anda juga tidak abai terhadap kondisi daging setelah dikeluarkan. Setelah mengeluarkan daging yang disimpan di kulkas, langsung olah semuanya agar tidak ada sisa yang harus dibekukan kembali. Membekukan kembali daging mentah yang telah dicairkan bisa menurunkan kualitas daging dan membuatnya cepat busuk. Sebelum memasukkannya dalam kulkas, bagi-bagi porsinya dulu sehingga ketika akan memasak, Anda hanya perlu mengeluarkan dan mencairkan daging beku seperlunya saja. Cara menyimpan daging di kulkas penting untuk menjaga kesegarannya. Pasalnya, penyimpanan daging yang salah justru mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur yang bisa memicu keracunan makanan.
Sumber : https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/waktu-menyimpan-daging-di-kulkas-freezer/
CP PT.RajaBoga Jaya Nusantara
Whatsapp : 0812 2882 4882
Email : [email protected]
Instagram : @rajabogajaya