Daging babi, atau pork dalam bahasa Inggris, adalah daging yang berasal dari babi ternak (Sus scrofa domesticus) dan merupakan salah satu daging yang paling banyak dikonsumsi di dunia, dengan bukti peternakan babi sejak 5000 SM. Babi dijinakkan di Mesopotamia sekitar 13.000 SM. Babi juga merupakan salah satu hewan yang dijinakkan paling awal di Tiongkok kuno, dengan bukti domestikasi babi di Cishan sejak sekitar 8000 SM (6.000 SM).
Masyarakat daerah Ur, sebuah negara-kota di Sumeria di zaman Mesopotamia kuno, juga mengonsumsi daging babi. Sampai kira-kira zaman Raja Hammurabi (sekitar 1900 BC) di Kerajaan Babilonia, masyarakat Timur Tengah masih beternak babi dan memakan dagingnya. Babi merupakan sumber protein hewani bagi masyarakat sebelum Islam datang ke Nusantara.
Setelah Islam masuk, anjing bersama babi, kodok, dan ular kemudian dipandang sebagai hewan yang haram untuk dimakan. Larangan memakan babi bermula pada Rasulullah SAW berdakwah di Makkah dan Madinah. Nabi secara tegas melarang umatnya konsumsi daging babi dan turunannya.
Babi Asia diperkenalkan ke Eropa selama abad ke-18 dan awal abad ke-19. Diciptakannya babi itu dapat memberikan suatu pelajaran yang bisa dipetik, yaitu agar tidak menjadi seperti babi. Hewan babi dicirikan dengan hidupnya yang malas dan rakus. Selain itu, babi juga merupakan hewan yang jorok karena babi memakan kotorannya sendiri.
Cp. PT.Raja Boga Jaya Nusantara
Email : [email protected]
Instagram : @rajabogajaya
Whatsapp : 0812 2882 4882