Raja Boga Bali

Manfaat Konsumsi Daging Babi

Daging babi merupakan salah satu makanan yang cukup banyak diolah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meski mengandung berbagai zat gizi penting, tetap ada beberapa risiko yang mungkin muncul bila Anda tidak hati-hati. Apa saja efek makan daging babi?

1. Menjaga kesehatan otot

Daging babi kaya akan protein yang membantu membangun otot. Protein tersusun atas berbagai asam amino yang memelihara jaringan otot. Massa otot yang memadai penting untuk memperlambat timbulnya sarkopenia atau kehilangan massa otot akibat penuaan. Bila massa otot terjaga, Anda bisa menurunkan risiko cedera, bahkan kematian akibat cedera. Massa otot yang memadai juga penting untuk mempercepat pembakaran kalori. Semakin banyak otot, semakin besar energi yang dibutuhkan agar otot berkontraksi. Hal inilah yang membuat kalori cepat terbakar dan berat badan tetap terjaga.

2. Meningkatkan performa olahraga

Manfaat makan daging babi ini berasal dari kandungan protein. Protein hewani tersusun dari berbagai jenis asam amino, salah satunya beta-alanine. Beta-alanine akan dicerna menjadi senyawa bernama carnosine di tubuh. Nah, senyawa ini akan mencegah kenaikan keasaman di otot yang menyebabkan tubuh lelah dan nyeri. Manfaat daging babi ini akan Anda dapatkan lebih baik bila rutin olahraga beban. Jenis olahraga ini membuat otot robek. Robekan ini bisa justru menstimulasi pembentukan massa otot yang lebih besar.

3. Menjaga fungsi sel tubuh

Manfaat daging merah ini berasal dari berbagai vitamin B yang terkandung, mulai dari vitamin B1 hingga vitamin B12. Seluruh vitamin B ini baik untuk sel-sel tubuh Anda. Berikut manfaat vitamin B dari daging babi untuk sel-sel tubuh. Menumbuhkan sel-sel baru. Menjadi bahan utama yang diperlukan pada sel-sel tubuh. Menjaga sel dari kerusakan. Mengatur sinyal yang dikirimkan oleh sel tubuh agar tubuh menjalankan fungsinya. Memproduksi sel-sel darah merah.

4. Mencegah anemia

Makan daging babi bisa membantu menurunkan risiko anemia atau kekurangan sel darah merah. Daging ini mengandung zat gizi yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, yaitu zat besi, folat, dan vitamin B12. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan perubahan bentuk sel darah merah. Bentuk sel darah merah yang abnormal membuat sel darah tidak bisa mengikat oksigen. Peredaran oksigen dalam tubuh pun akan terganggu.  Akibatnya, Anda mudah lelah, lemas, napas pendek, dan jantung berdebar. Sementara itu, anemia akibat kekurangan folat dan vitamin B12 bisa memperbesar bentuk sel darah merah terlalu besar. Ukuran sel darah yang terlalu besar bisa membuat jumlah sel darah merah menurun, sehingga tubuh kekurangan oksigen.

Sumber : https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/bahaya-makan-daging-babi/

 

Cp PT.Raja Boga Jaya Nusantara

Whatsapp : 0812 2882 4882

Email : [email protected]

Instagram : @rajabogajaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *