Pakan babi yang umum digunakan antara lain biji-bijian seperti jagung, kedelai, dan sorgum, serta pakan campuran seperti tepung ikan, jagung, dan kacang-kacangan. Selain itu, babi juga bisa diberi makan limbah makanan yang dimasak dan disterilkan, serta beberapa jenis sayuran seperti kangkung dan bayam.
Berikut adalah beberapa jenis pakan babi yang lebih detail:
1. Biji-bijian:
- Jagung: Sumber karbohidrat utama dan energi bagi babi.
- Kedelai: Sumber protein penting.
- Sorgum: Alternatif jagung, terutama di daerah dengan iklim kering.
2. Pakan Campuran:
- Tepung Ikan: Sumber protein hewani yang kaya nutrisi.
- Jagung dan Kacang-kacangan: Kombinasi karbohidrat dan protein yang baik untuk penggemukan.
- Bungkil Kedelai: Sisa hasil produksi kedelai yang kaya protein.
- Bungkil Kanola: Alternatif bungkil kedelai jika impor dari Kanada terjangkau.
3. Makanan Limbah:
- Limbah Dapur: Makanan yang dimasak dan disterilkan, seperti sisa nasi, sayuran, buah-buahan.
- Tankage: Limbah daging dan unggas yang dimasak.
4. Sayuran:
- Kangkung: Sayuran yang mengandung nutrisi penting dan bisa membantu pencernaan.
- Bayam: Sayuran yang kaya nutrisi dan bisa menjadi sumber makanan tambahan.
- Daun Pisang: Daun pisang bisa digunakan untuk meredakan diare pada babi.
5. Pakan Komersial:
- Pakan 551: Pakan starter untuk anak babi dan babi muda.
- Pakan 552: Pakan untuk babi dalam fase penggemukan atau babi yang sudah lebih tua.
- Pakan De Heus: Produk pakan seperti Swine Grower BB3, Piglet Starter BB2, dan Swine Finisher BB4.
Penting bahwa jumlah pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan usia, berat badan, dan jenis babi. Penting untuk memastikan pakan yang diberikan aman dan higienis. Pemberian pakan harus teratur agar babi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
Cp PT.Raja Boga Jaya Nusantara
Whatsapp : 0812 2882 4882
Email : [email protected]
Instagram : @rajabogajaya