Standar kualitas daging babi beku melibatkan beberapa aspek penting, mulai dari suhu pembekuan, pengemasan, hingga durasi penyimpanan. Daging babi beku yang berkualitas baik harus dibekukan pada suhu -18°C atau lebih rendah. Selain itu, penting untuk memperhatikan pengemasan yang tepat, pelabelan yang jelas, dan durasi penyimpanan yang sesuai untuk menjaga kualitas daging.
Berikut adalah beberapa standar kualitas daging babi beku yang perlu diperhatikan :
1. Suhu Pembekuan :
- Daging babi harus dibekukan pada suhu -18°C atau lebih rendah untuk memastikan pembekuan yang optimal dan mencegah pertumbuhan bakteri.
- Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kualitas daging menurun, teksturnya berubah, dan risiko pertumbuhan bakteri meningkat.
2. Pengemasan :
- Gunakan kemasan yang kedap udara, seperti plastik freezer atau aluminium foil yang tebal, untuk mencegah freezer burn (perubahan warna dan tekstur daging akibat paparan udara dingin).
- Kemasan yang baik juga membantu mencegah kontaminasi silang dengan produk lain di dalam freezer.
3. Pelabelan :
- Labeli daging beku dengan tanggal pembekuan untuk memantau durasi penyimpanan.
- Pencantuman informasi lain seperti jenis potongan daging juga membantu dalam pengelolaan produk.
4. Durasi Penyimpanan :
- Daging babi beku dapat disimpan hingga 4-6 bulan dengan kualitas optimal jika disimpan pada suhu yang tepat dan dalam kemasan yang baik.
- Setelah melewati batas waktu ini, kualitas daging dapat menurun, meskipun mungkin masih aman untuk dikonsumsi.
5. Ciri-ciri Kualitas Daging yang Baik :
- Warna: Daging babi segar memiliki warna merah muda pucat. Warna yang terlalu gelap atau kebiruan menandakan kualitas yang menurun.
- Tekstur: Daging babi yang berkualitas baik terasa kenyal dan elastis saat ditekan.
- Bau: Daging babi yang segar memiliki bau khas yang tidak menyengat.
- Lemak: Lemak pada daging babi berkualitas baik berwarna putih bersih.
6. Evaluasi Kualitas :
- Selain ciri-ciri fisik, evaluasi kualitas daging babi beku juga bisa dilakukan secara obyektif dengan mengukur pH, daya ikat air (DIA), kadar air, dan uji mikrobiologis.
- Penilaian subyektif juga dapat dilakukan oleh panelis terlatih untuk menguji warna, bau, konsistensi, dan tekstur daging, menurut Universitas Udayana.
Dengan memperhatikan standar kualitas ini, Anda dapat memastikan bahwa daging babi beku yang Anda konsumsi memiliki kualitas yang baik dan aman untuk dikonsumsi, menurut Liputan6.com.
CP PT.RajaBoga Jaya Nusantara
Whatsapp : 0812 2882 4882
Email : [email protected]
Instagram : @rajaboga.id